Rabu, Februari 26

Yesterday has gone

meluapkan apa yang di rasa menggunakan deretan kata kata manis. aku tak berharap ada yang membacanya aku hanya berharap setelah aku meluapkan melalui tulisan aku bisa merasa lega hati dan fikiranku. sejujurnya aku merindukan jogja, aku rindu suasana malioboro senja, saat matahari mulai bersembunyi, saat malam akan tiba. aku rindu alun alun kidul jogja saat petang, banyak tawa dan ceria disana. aku ingin kembali lagi....

apa yang aku rasa saat ini sepeti memakan nasi goreng yang diberi kuah, dimakan pakek sumpit, amburadul. acak acak. bahkan gak bisa dimakan, aku bertahan dalam keadaan yang menyakitkan, aku meyakinkan diriku sendiri bahwa semua akan baik baik aja, tapi nyatanya semuanya gak seperti harapanku. aku dilanda kebingungan dan kekecewaan yang hebat. aku benci pada perasaan seperti ini. aku pengen kabur, aku pengen pergi, aku gak pengen kembali lagi ke duniaku semacam ini, aku pengen pergi jauhh, jauh sekaliiiii....
aku merindukan masa dimana kasih sayang itu hadir, masa dimana aku bisa tertawa bahagia, masa dimana aku bisa bener bener memiliki kebahagiaan yang nyata, yang benar ada di depan mata. bukan pada khayalan....

aku benci duniaku saat ini, tapi apa daya.. aku tidak akan bisa lari dari kenyataan, sebagaimana orang dewasa selalu bertahan menghadapi kenyataan yang ada meski terasa pahit. dewasa gak pernah mengungkit segala masalah masalalu. tidak pernah menyerah menghadapi apapun, ini masalah hanya masalah kecil, apa aku pantes lari dr masalah ini?
aku bosen bertahan, tetapi terlalu sayang untuk melepaskan -roro-
roro, kamu kudu kuat ngehadepi segalanya, percayalah semua akan baik baik aja. yakinin bahwa segalanya akan kembali seperti  dulu, pertahankan sekuat hatimu bertahan. ketika lelah, mulailah mengingat bahwa kamu dan dia sama sama pernah berjuang mendapatkan cinta kalian, pertahankan! jangan sampai semuanya hancur karena ego :)))))
...

Sabtu, Februari 22

Menulis dan merekam kehidupan

merekam adalah satu hal yang paling menyenangkan dalam hidup ini.
adalah memutar ulang rekaman dan menertawakan segala kebodohan yang terekam didalamnya adalah hal paling menyenangkan nomer dua.
 
sebab itu kita suka menulis dan suka dipotret atau memotret. -roro-

barangkali berbagi kebahagiaan tak bisa diulang, kita menjadi pecinta rekaman, menjadi pengagum kenangan.
barangkali kita tak menjadi penguasa untuk memaku waktu, kita dapat mengenang kenangan yang kita jumpa dalam gambar gambar, dalam kata kata rentetan aksara yang bisa kita baca kapan saja
menulislah, berkatalah dalam aksara, ketika kita merindukan kenagan kita bisa membacanya kapanpun kita mau :)

Jumat, Februari 21

Tak ada yang abadi

Ada masanya seseorang merasa dipertemukan dengan orang baru
Ada masanya seseorang merasa bahagia dengan orang yg dicintai
Ada masanya pula seseorang merasa kehilangan atas apa yang dimiliki
Semuanya ada masanya...

Gak selamanya apa yang kita punya akan selalu menjadi milik kita
terkadang kita akan kehilangan apa yg kita miliki tersebut.
Karena hidup gak selamanya milik kita
Maka sebelum kita menerima orang baru dalam hidup kita, lebih baik kita pastikan bahwa kita akan kehilangan orang tersebut

sometimes you'll say Hi, but you also say goodbye :"

-r-

Minggu, Februari 16

titik jenuh

kesibukan akan selalu membuat siapapun akan jenuh pada waktunya
kehidupan yang monoton
rutinitas yang membosankan
dan berita berita yang menggerus emosi
pada akhirnya akan membuat kita sampai pada titik maksimal
dimana hidup bukan lagi sesuatu yang harus kita jaga
dan dedikasi sudah sama halnya seperti sampah

Bahkan yang sering disebut hiburan tak lagi menghibur...

Sabtu, Februari 8

Entah

berulang kali nulis nulis dan nulis tapi selalu kehapus. tulisan ini yang lolos sampek gak kehapuss. bingung mau mosting apa kali ini. satu postingan aja masih bikin resah, sedih, galau, gundah. aaarrrhhhh

mungkin saya perlu bersembunyi dibalik bantal, menangis sesenggukan. mungkin saya perlu pelukan. bukan pelukan seseorang yang saya butuhkan. tapi pelukan Tuhan

saya butuh ruang untuk berteriak
saya butuh tempat untuk mengadu padaNya
saya selalu merasa sendiri ketika sedih

mungkin saya kurang dewasa menghadapi segala hal.atau saya sudah cukup lelah menghadapi masalah demi masalah?
entah..

Jumat, Februari 7

nol kilometer - jogja



malam itu tepat hari rabu tanggal 5 feb 2014
aku buka social media favorite aku twitter. aku stalking twittermu yang seharian disms gakbisa
waktu searching keliatan tulisan
Keren": What e great holiday with

aku retweet, daaaannn...
minta putus!

kejogja jalan jalan ndak bilang aku? 
kau anggep aku siapamu?

jam 9, aku langsung kekos icuss, nangis sambil cerita semuanya, ditenangin sama dy dannnn...


kita mutusin buat keluar kota!!!


dengan uang pas pasan kita tetep berangkat. nekat.
malam itu aku sama icus lgsg naik bis 

pagi itu tepat pukul 4 kita sampai diterminal Giwangan.
karna nunggu trans kita ahkirnya tidur diterminal, melawan ngantuk berdua. paginya pukul 6 kita udah naik trans, tujuan pertama kita ke Malioboro, jalan dari stasiun ke arah Keraton, sebaliknya hoho. kita sarapan disini. bukan gudeg hwehehehehe.
sampek capek ahkirnya kita istirahat di amplazzz yay!!!
ngeces sambil tidur, makan di kfc. sampek kita bener benerr boseeeeeen disini
akhirnya aku dan icuss mutusin buat jalan lagi

pukul 3 sore....
kita balik lagi kemalioboro. makin malem makin rame..

tepat di Nol kilometer......

kita duduk, ngerjain orang sampek ada mas mas yg lagi jalan sendiri
dy minta tolong difotoin, abis difotoin icus, dy minta kenalan. mas bayu namanya..

ngobroool panjang lebar.
 dan ternyata icus janjian sama temennya.
mas Galan namanya..
dy juga bawa temen mas Badrun ternyata dy pacarnya Raisa (((PACARNYA RAISA)))
lama ngobrol bareng dimalioboro kita mutusin jalan ke alun alun kidul


lanjut makan, naik motor ber-5
abis gitu lanjut lagi ke taman lampion tanpa mas bayu
aku digonceng mas badrun, aku cerita kenapa aku bisa sampek dijogja, kenapa aku bisa nangiss.
aku curhat habis habisan dijalan, dan dengan sabarnya dy nenangin aku + dengerin semua ceritaku.
lama banget main ditaman lampion, ketawa, foto bareng sampek main bilyard bareng..


jam 10 malem, tamannya tutup, kita lanjut ngopi diangkringan. how awesome today, God!
aku ngerasain nyaman yang gak pengen berahkir disini. aku gak pengen balik kesurabayaaa dengan suasana tenang di Jogja dengan orang orangnya yang ramah. sampek jam 12 malem akhirnya aku dianter ke Giwangan.
dijalan itu yang mas badrunnya jadi guide aku, tapi akunya ketiduran....
ahkirnya perjalanan diJogja berahkir malem ini.
kembali ke Surabaya.....



Tepat di Nol kilometer aku kenal mereka, Mereka sumber semangatku saat aku jatuh.
Aku ingin kembali ke kota ini, Jogja yang aku sebut dengan Kota Pelarian..
Maaf kalau kota seindah ini aku sebut kota pelarian.
Terimakasih kalian yang menguatkan aku saat aku Rapuh..
Terimakasih mau mendengar keluhanku saat aku Butuh..
Aku gak akan pernah ngelupain semuanya disini,
Aku sayang kalian, aku pasti merindukan kalian <3

-Roro-








Minggu, Februari 2

I need someone who....

saya butuh seseorang yang mau berbagi dengan saya, yang tidak cukup kuat untuk menanggung semua sendirian,
saya membutuhkan seseorang yang tidak akan berlari menjauh ketika ada masalah, yang mau berbagi dengan saya segala kesedihannya, yang mau bersandar dibahu saya untuk melepaskan segala penatnya
dan yang tidak cukup sempurna agar saya bisa merasa sempurna ketika ada disampingnya sebagaimana dia yang saya harap selalu ada

-Roro

Maaf. tugasku bukan merindukanmu (lagi)..

Maaf.
Karena aku tidak bisa mencintaimu, lagi.

Aku tidak bisa mencintaimu lagi, seperti bagaimana dulu aku selalu menjaga senyummu tiap pagi, menanyakan kabarmu tiap siang, merindukanmu tiap sore, dan memimpikanmu tiap malam.


Maaf.
Karena aku tidak mampu lagi mencintaimu seperti itu.
Mencintaimu dengan menemanimu berhujan-hujanan, walau aku benci melakukan itu. Mencintaimu dengan selalu menulis puisi tentang sepasang kekasih yang duduk berdua di taman, lalu menyelipkannya di lokermu.


Aku menyerah..
Aku tidak mampu lagi mencintaimu seperti itu. Karena..
Karena kau pun tahu.
Aku telah cukup berbahagia dengan 'dia' yang mencintaiku, seperti aku mencintaimu dulu.Aku cukup berbahagia dengan 'dia' untuk sekedar mengingat siapa kamu.
Aku cukup berbahagia dengan 'dia' yang setiap pagi datang memelukku dari belakang, yang menangis ketika aku menatapnya datar, yang mengagumi apapun yang aku lakukan.
Aku cukup berbahagia dengan 'dia', untuk sekedar menatapmu dan merasakan amukan rindu di dadaku.


Maaf.




oleh @Nurulkhaliza