Selasa, Januari 28

lelah yang enggan pergi

saya menuliskan pada tab melalui aksara aksara dalam blog
saya meluapkan apa yang membuat saya meneteskan air mata
saya berbicara dengan angin bahwa saya lelah tapi entah kenapa selalu ada dorongan kuat agar saya tidak berhenti sampai disini
makna kata lelah menurut saya adalah ketika saya menumpahkan segala air mata yang selama ini membendung sejak dari saya menahannya lalu dengan setitik harapan bahwa..

saya tidak akan kembali lagi -roro-

karena jika saya kembali lagi itu berarti saya masih punya daya untuk bertahan. sebaiknya saya diam..
ahh nggak, saya sepertinya masih kuat. rasa lelah ini hanya sedikit masalah yang dapat membuat saya hancur, sebaiknya saya abaikan.
saya bosan berada pada keadaan menyakitkan ini, saya dengan bodohnya mau kembali dengan orang yang bahkan telah menyia-nyiakan saya. entah...
apa karena cinta? ahh terlalu naif. memang cinta itu pembodohan. cuma bagaimana kita bisa melawan kebodohan itu

saya mengambil kaca tepat diatas meja, ahh saya masih cantik, saya rasa masih banyak yang mau sama saya. but actually semuanya selalu tidak seperti yang saya harapkan. ketika saya harus berahkir dengan orang ini, saya selalu kembali lagi dengan orang yang sama. begitu seterusnyaaaaa...
bukan saya menutup hati saya untuk lelaki lain, namun begitu sulitnya menggantikan lelaki yang sangat amat saya cintai ini. dimata saya dy bahkan (selalu) sempurna meski nyatanya tidak ada mahluk yang sempurna selain Sang Pencipta.
dy bisa menjadi pagi ketika malamku menyapa, menjadi matahari ketika mendungku hadir, dy selalu menjadi pelengkap bahkan ketika aku tak butuh lagi pelengkap. sesempurna itukah dy? tidak... dy tidak begitu sempurna hanya saja aku mencintainya.

itulah segala alasanku untuk masih bertahan walaupun keadaan menyakitkan sekalipun, karena saya mencintai dy, karena dy segala saya :)
March,

Senin, Januari 27

!@#$%^&*()_

ketika berteriak tak satupun mendengar
ketika menangis tak satupun mengusap air mata

mungkin saya lelah
saya menyerah
saya tak ingin berusaha lagi

saya lelaaaaaaahhhhhhhh

Sabtu, Januari 11

maknanya sendiri

          

Setelah beberapa saat, tiba tiba saya ingat untuk menginjakkan kaki lagi didunia nyata.
terasa sepi, hampa tidak bertujuan, pucat.

tapi...
ketika kembali mengais dunia mimpi saya yang banyak maunya ini itu saya kembali melihat warna. semakin saya berlari mengejar mimpi saya, semakin jauh saya dari akar. tapi tidak ada yang bisa membahagiakan hidup saya selain mimpi saya

dia penuh resiko tapi seruuu
dia butuh waktu tapi masih ada hari esok
dia tidak mudah diraba tapi kepercayaan yang membawanya nyata

saya tidak lagi kenal dengan orang orang yang dulu ada bersama saya
saya seperti biji tanaman semangka yang tumbuh sendirian ditengah pohon kekar dan rumput liar
sedih, tapi saya selalu tertarik dengan kekarnya si pohon pohon dan liarnya para rumput. mereka suka bercerita  sendiri tentang embun atau asap kebakaran
saya punya satu opini dalam hidup saya

"kita lahir sendiri dan mati sendiri" -roro-

untuk apa menunggu yang tak pasti? hanya membuat sakit hati, bukan?
pilihan apapun akan bersifat individual, cinta hanya pelengkap.
karna Tuhan tidak menimbang amal pahala hasil dari dua orang dan saya berbuat salah. tapi Munafik jauh dr kamus hidup saya.

saya hanya akan berbuat baik kepada orang yang baik dengan saya
saya akan menolong siapa yang patut ditolong dan mengabaikan mereka yang bahkan malaikatpun tak mau dekat...


reinkarnasi adalah hal yang menakutlan buat saya sekaligus ajaib.ketika saya diberi kesempatan hidup, saya akan memilih menjadi anak (yang lebih) badung. ahh nggak, saya mau apa adanya.
cuma saya ingin sendiri dan memahami apa hidup dan tujuanya, darimana asalnya. biar saya tahu, dunia tidak untuk main-main.

saya terjebak difikiran absurd saya sendiri. seperti maknanya sendiri..