Minggu, Maret 30

Berdamai dengan keadaan

ketika mulut-mulut berbicara betapa keburukan orang lain menjadi topik paling hangat. saya memilih diam dan meninggalkan mereka. saya lebih memilih berdamai dengan keadaan ketimbang harus berbicara dengan harimau :)

Saya pernah merasakannya

saya pernah merasakan tergoda oleh manisnya kata kata itu
saya pernah merasakan rindu itu
saya pernah merasakan hangatnya pelukan itu
saya pernah merasakan ciuman bibir itu
saya pernah merasakan ciuman kening itu
saya pernah merasakan dekapan itu
saya pernah merasakan perhatian itu
saya pernah merasakan kedewasaan itu
saya pernah merasakan tanggung jawab itu
saya pernah merengguk cinta berdua

tapi saya tidak tau cinta itu apa :)

Minggu, Maret 23

Aku, kau dan kereta senja - Jikustik

Maafkan aku untuk kesekian kali
Kuraih hatimu dan kupatahkan lagi
Kuharap kau bisa pahami
Waktu aku berucap ini
Jalan hidupmu akan berubah nanti
Dan kita simpan semua kenangan ini
Kuminta kau jangan menangis
Tegarlah sekuat karang
Dan aku tahu aku pasti merindukan
Semua hal bodoh yang pernah kita lakukan
Tersenyumlah legakan aku
Yang merasa bersalah padamu
Ini saatnya kita harus mengerti
Kereta ini ‘kan membawamu pergi
Dan bila kau sampai di sana
Tak pernah ada lagi kita

Kamis, Maret 20

aku ingin, kamu; kita.

belum sempat aku berbicara, ternyata air mata ini lebih dulu jatuh..

kau bilang "aku mencintaimu"
dan ku jawab "aku juga mencintaimu" (teramat sangat)

hanya saja kau tak perlu tau yang sebenarnya
aku cukup merasakannya sendiri, tersimpan rapi dalam ingatan bahwa kau pernah mengatakan 'kau mencintaiku' entah itu hanya bibirmu atau hatimu..
aku sulit membedakannya. yg kau ucapkan abu-abu, semu.
aku terjatuh, namun aku tak pernah sedikitpun menunjukkan padamu. aku hancur, hanya saja aku diam.

agar kau tau bahwa aku 'baik-baik saja'
kau tahu? hati ini selalu menginginkan kamu!
namun aku terus melawan semua inginku.
aku tak ingin berhenti mencinta dan bukan aku menyerah. hanya saja aku menyadari segala kekurangan yg aku miliki, aku rasa semua tak mungkin bisa. karena aku tak pernah kuasa membuatmu percaya akan semua cinta yg ku punya

kau percaya kan bahwa Tuhan tidak tidur? Tuhan selalu mendengar doa-doa seseorang yg tulus. Tuhan selalu memberikan yg terbaik selama kita berusaha atas apa yg kita lakukan
aku selalu percaya akan ada saatnya nanti kamu dan aku menjadi kita, entah kapan...

undur diri,

hei, aku sayang kamu..
aku sayang kita :')


-Roro-

Sabtu, Maret 15

Coba dulu

kau benar-benar tidak tahu kalau belum merasakannya. ada saatnya ketika kau mengejar sesuatu hal kau akan sampai pada titik yang secara jelas mengatakan bahwa hal ini mungkin diraih atau tidak mungkin kau raih. di saat itu kau berhak menyerah. -Roro-

Jumat, Maret 14

Siapakah saya?

aku berfikir ulang tentang pertanyaan "siapa saya sebenarnya"

aku mulai mengingat seperti apa kehidupanku dibanding kehidupan anak-anak lainnya yang bahagia karena hidupnya yng sempurna..
aku gak pernah mau nuntut wktu orang tuaku yang super sibuk itu buat merhatiin aku-anaknya..
aku cuma mau mereka yg sadar buat apa aku terlahir didunia.

dari sini pemikiran itu semakin meluas, dengan ada-atau-tidaknya perhatian mereka, aku harusnya mengerti bahwa mereka sibuk kerja siang-malem ya buat kehidupanku yang layak ini, bisa dibilang semua yang aku mau selalu dipenuhi mereka...

aku tidak sendiri -roro-
iyaa, kemanapun dan dimanapun aku berdiri, aku tidak pernah sendiri.. aku punya sahabat, saudara yang peduli sama aku, yang sayang sama aku melebihi apapun..

aku selalu bersugesti,
aku tidak boleh sendiri dan tidak akan sendiri
bagaimanapun caranya akan aku lakukan agar aku tidak merasa sendiri. aku memiliki banyak teman, sahabat dan saudara.. tp terkadang aku jengah dengan adanya mereka...
karena terkdng aku juga membutuhkan waktu untuk sendiri..

tapi sialnyaaa, aku bergantung smaa mereka, setiap aku ingin sendiri, aku lebih banyak membutuhkan mereka!!

kembali di kata awal, siapa saya sebenarny terkadang membuat aku tidak ingin mencari tau jawabannya, karena apa? karena sampai kapanpun aku gak akan pernah nemu siapa aku sbenernya..

aku bakal tetep jadi aku.....

Sabtu, Maret 1

Pesan singkat

sayang, ketika kau rindu denganku jangan kau menelfon aku. coba berbicaralah pada Tuhan, mintalah untuk melenyapkan Jarak. tapi jangan pernah memaksanya untuk menuruti maumu, karena ketika Tuhan murka, jarak antara kita akan semakin terlihat nyata. simpan rindumu sayang. bersabarlah.

Surat untuk diri sendiri

Kepada Diriku,

Hai diriku sendiri, masihkah kau menyimpan luka? Tuhan tak sedang mengujimu, Ia hanya menginginkan kamu kuat dalam segala hal. tak ada sepatah katapun yang ingin kau berikan padaku?
Aku sedang kurang menjadi manusia hari ini. Aku tidak memakai perasaanku untuk banyak hal, mungkin karena ia lelah. Aku bercermin, apa yang membuatku menjadi seperti ini. Aku lelah menjadi perempuan baik, yang sebenernya perempuan ular yang melenggak lenggok ditengah dunia gemerlap. Aku seharusnya menjadi sebagaimana diriku, bukan menyamar seperti ini.
Aku menulis ini dalam kebingungan, sehingga membuatmu membaca ini juga seperti kebingungan. Surat ini kutujukan untuk diriku sendiri, agar kau tau bahwa aku bosan mementingkan orang lain, aku ingin mementingkan diriku sendiri, setidaknya sampai lelahku menghilang.
Tunggu, jangan tertawa dulu, mungkin saja surat ini lucu karena aku menulis dan mengirimnya untuk diriku sendiri. Tapi biarkanlah aku menghilangkan lelahku dengan sekedar bercerita pada cermin (baca; diriku) Tidak mudah menuliskan tentang diri sendiri, karena perlu banyak mempelajari karakter diri sendiri yang kadang maunya ini lalu semenit kemudian berubah menjadi itu.
Sepertinya cukup, aku mungkin butuh refreshing agar dapat menengkan fikiran, akan ku kirim surat ini untuk diriku sendiri.

-Roro

menertawakan tertawa

aku tertawa dalam tangismu karena apa, karena kau banyak mengajarkan aku banyak hal tentang tangisan. dan kamu menangis disampingku dan menatapku seakan penuh arti. lalu bertanya
mengapa kau tak menangis denganku?
lalu aku menjawab dengan ringan

"aku tak ingin menangis denganmu, aku hanya ingin tertawa denganmu" -roro-

lalu kepalaku diusapnyaa, mungkin dia heran mengapa aku bisa memberi statemen seperti itu dan aku melanjutkan percakapan

"untuk apa kamu mengajarkan aku tentang menangis? kau tau aku tak bisa menangis tanpaa alasan, kau tau hidupku terlalu singkat jika kita banyak menangis. kita masih muda, masih banyak waktu untuk tertawa"

dan dia tersenyum manis lalu memelukku. dia berkata satu hal kepadaku
'terima kasih mengajarkanku tertawa, aku mau tertawa denganmu, bantu aku melupakan tangisku'
...
untuk seorang sahabat yang berarti dalam hidupku... jangan ajarkan aku tentang air mata dan kawannya. aku muak tentang itu. aku ingin menggenggam tangan kalian, bercerita banyak hal yang dapat membuat kita tertawa lepas bersama :')
roro.

malam kesekian aku menyendiri

malam ini entah malam keberapa yang kuhabiskan dengan melarikan diri.
hari ini entah hari keberapa aku mencoba menjauhkan diri dari rasa sakit.
munafik jika aku masih bertahan pada keadaan yang menyakitkan ini.
ketika kadang kecewa selalu mengganggu fikiran, air mata bahkan tak dapat dibendung lagi.

entah sampai dimana aku ini bertahan, rasanya seluruh badan jiwaku lelah.

kenyataan ini terlalu memabukkan seperti arak. membuat kita merasa nyaman, sesaat.

malam ini sangat dingin tak seperti malam lainnya, atau mungkin karna kau telah melepas pelukanmu. rasa hangat dan nyaman yang kau beri (dulu) kini rasanya hambar. atau mungkin karna kecewa yang telah kau beri.




segalanya telah berubah,
waktu merubah segalanya..

sesuatu yang membuat saya muak

pernahkah kau merasa muak pada sesuatu? pada janji yang selalu teringkari?
pada kecewa dalam tetesan air mata? ketika segalanya ada didalam dirimu, apakah yang akan kau lakukan? menangiskah? sebuah kebiasaan yang gak asing buat perempuan ketika sesuatu yang ia benci datang. air mata yang ia tahan terteteskan karena suatu hal yang tak dapat ia ungkapkan lagi melalui kata kata. segalanya menjadi hening dan membisu...
***
who's care? ahh sudahlah pertanyaan ini menyebalkan dan sangat memuakkan, aku enggan menjawab lalu memalingkan muka.
ibuku selalu cerewet ketika aku mulai meneteskan air mata bukan karna bahagia. hidupnya selalu ingin tau apa yang terjadi pada anak gadisnya ini

"kamu kenapa lagi? gak bosan nangis terus. mainanmu hilang?"
tanya ibu padaku. dan aku selalu menjawab dengan kata kata andalanku yang aku merasa (sok) kuat.

"sudahlah bu, mau sampai kapan ikut campur urusanku? aku sudah besar, aku bisa mengatasi masalahku sendiri. aku baik baik saja. dan selalu baik baik saja"
aku berlalu dari ibu...
dan ibu menarikku dan berkata

"mulutmu selalu berkata seperti itu, tapi ibu yakin, hatimu menjerit, so mau kamu berbagi atau tidak ibu hanya mengingatkan, hati hati bisa gila"

ahhh, ibu selalu menyebalkan.
lagi-lagi aku lemah dengan kata-katanya dan menceritakan segala permasalahan yang ada pada hidupku.
entah aku muak, benci dengan segala hal dan sebagainyaaa. selalu tak lepas dari ceritaku.
dengan sabarnya ibu selalu mendengarkanku dan memberi masukan yang sangat berharga, entah apa jadinya aku tanpa ibu.

"kalau kamu manusia wajar kamu merasakan sedih dan kecewa pada suatu hal, segala sesuatunya dapat terjadi dan itu semua yang akan mendewasakanmu" -Ibu-

-Roro