Sabtu, Maret 1

malam kesekian aku menyendiri

malam ini entah malam keberapa yang kuhabiskan dengan melarikan diri.
hari ini entah hari keberapa aku mencoba menjauhkan diri dari rasa sakit.
munafik jika aku masih bertahan pada keadaan yang menyakitkan ini.
ketika kadang kecewa selalu mengganggu fikiran, air mata bahkan tak dapat dibendung lagi.

entah sampai dimana aku ini bertahan, rasanya seluruh badan jiwaku lelah.

kenyataan ini terlalu memabukkan seperti arak. membuat kita merasa nyaman, sesaat.

malam ini sangat dingin tak seperti malam lainnya, atau mungkin karna kau telah melepas pelukanmu. rasa hangat dan nyaman yang kau beri (dulu) kini rasanya hambar. atau mungkin karna kecewa yang telah kau beri.




segalanya telah berubah,
waktu merubah segalanya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar