Kamis, Desember 6

aku bukan mereka



aku mungkin berteriak, hanya saja tak ada yg mau mendengar
aku mungkin menangis, hanya saja tak ada yg mau melihat
aku mungkin saja kecewa, hanya saja tak ada yg mau merasakan
aku berteriak, menangis seakan tak ada orang yang mau mengerti..
aku telah banyak kecewa, tapi aku selalu ingin mencoba, aku yakin aku akan menemukan pendamping yang benar-benar menginginkan aku. bukan yang hanya ingin kepuasan dariku..
mungkin pernyataan 'melihat orang yang kita cintai bahagia kita juga akan bahagia' kadang ada benarnyaa...
bagaimana bisa kita melihat orang yang kita cintai menangis?
justru hati kita yang tercabik melihat semua itu..
kadang kita selalu rela menderita demi orang yang kita cinta.. kita banyak berkorban agar yang kita cinta bahagia.. karena senyumnya adalah kepuasaan tersendiri buat kita..
tapi mengapa, kadang orang tersebut memilih bahagia dengan lain pihak? hidup ini tidak adil..
aku mencoba hadir dan masuk dalam kehidupan orang lain, aku mencoba melakukan apapun yang aku bisa untuk melihatnya merasakan 'keberadaanku'
nyatanya? keberadaanku hanya angin lalu..

lagi-lagi aku gak pernah menyesal..
aku tau semua bakal sama!! hanya saja aku terlalu salah membawa perasaan ini semakin larut.

tak perlulah menyesali semua yg udah pernah terjadi.. bukankah kita sebelumnya harus berhati-hati dalam mengambil keputusan? agar tidak menyesal tentunya.. -roro-

aku lupa rasanya menikmati hangatnya pelukan cinta yang nyata, semuanya nafsu..
aku sulit rasanya membedakan mana cinta mana nafsu. semuanya semu..
andai saja dari awal aku tau mungkin aku gak pernah bawa perasaanku sejauh ini........
hai kamu..
terima kasih membuatku hancur sejauh ini....

I don't care who you are.. I don't care you're not my boy friend! you're always be mine!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar