Sabtu, Oktober 4

meluapkan

benci harus mengingat lebih lagi benci harus teringat.
meluapkan kekesalan kebencian dengan air mata.
tetes tiap tetes jatuh tak berharga.

aku tau apa yang Tuhan mau.
mungkin Tuhan tau aku manusia paling kuat yang bisa nerima cobaanNya.
Tuhan.
bolehkah aku mengeluh sejenak?

kepada hati yang telah terluka karna dilukai. masihkah berharap pada hati yang telah melukai?
berhentilah.

seseorang memintamu bebaskan segalanya. biarkan ketenangan memasukinya. hahahaha.






terlalu rumit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar