bukannya tidak percaya lagi arti persahabatan.
tapi setelah berulang kali dikecewakan rasanya sahabat bukan lagi prioritas yang mesti dibanggakan.
bukannya kalian tau? sahabatlah yang tau segala baik-buruknya kita, tetapi dari kata 'tau' itulah mereka memanfaatkan untuk menjatuhkan kita.
memang tidak semua orang seperti itu, hanya sebagian (yang tidak punya hati).
harusnya ketika mereka anggap kita sahabat, kita memiliki nilai diatas lebih.
bukan untuk kita sakiti, dan bukan untuk kita kecewakan.
tapi untuk kita banggakan sebagai tempat berbagi paling sempurna.
tempat meneteskan air mata, tempat ketika bahagia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar